ID EN AR

Berita

UMS Rappang Hadir Mendukung Reforma Agraria dan Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Sidrap

SIDRAP, — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi akademik dan pemikiran ilmiah di berbagai sektor strategis. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Sidrap pada, Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Hukum Bisnis UMS Rappang, Muhammad Yasmin, S.H., M.Kn hadir sebagai narasumber bersama sejumlah unsur pemerintah dan akademisi lainnya untuk membahas berbagai persoalan pertanahan serta solusi penyelesaiannya. UMS Rappang dipercaya menyampaikan materi terkait kajian dan rekomendasi kebijakan pertanahan berbasis riset sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Sidrap.

Kehadiran akademisi UMS Rappang dalam forum strategis tersebut menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan solusi ilmiah terhadap persoalan masyarakat, khususnya di bidang hukum dan pertanahan. Selain aktif dalam dunia pendidikan, UMS Rappang juga terus mendorong penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga hukum, dan berbagai stakeholder guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (MDS)

Direktur Pasca Sarjana UMS Rappang Terima Satya Lencana Karya Satya dari LLDIKTI Wilayah IX

MAKASSAR — Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Dr. Nuraini Kasman, M.Pd., menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat (2/5/2026). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si., di Kantor LLDIKTI Wilayah IX, Jalan Perintis Kemerdekaan Kilometer 9, Tamalanrea, Makassar.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda kehormatan yang diberikan pemerintah kepada Dr. Nuraini atas pengabdian, kesetiaan, serta dedikasi dalam menjalankan tugasnya dalam kurun waktu tertentu, termasuk masa bakti 30 tahun. Saat dikonfirmasi pada Senin (4/5/2026), Dr. Nuraini menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia mengaku pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak selama perjalanan pengabdiannya di dunia pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan seluruh civitas akademika UMS Rappang yang telah mendampingi selama 30 tahun pengabdian saya di dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan diri serta berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pengabdian ini akan terus saya lanjutkan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan mutu sumber daya manusia,” katanya.

Sementara itu, Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Dr. Nuraini. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara atas dedikasi tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi.

“Harapannya semangat pengabdian seperti ini terus tumbuh dan menjadi teladan bagi seluruh civitas akademika dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing,” harapnya.

UMS Rappang Kirim Delegasi ke Pelatihan Reputasi Digital Muhammadiyah

MAKASSAR — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menggelar Pelatihan Manajemen Reputasi Digital di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, pada 1–3 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Reputasi, Menumbuhkan Islam Berkemajuan” dan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan. Peserta pelatihan terdiri atas sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), pimpinan Majelis Pustaka dan Informasi, staf PDM, hingga unsur perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), khususnya wakil rektor bidang kehumasan serta staf humas kampus.

Salah satu peserta yang aktif mengikuti kegiatan ini adalah delegasi dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang. Kampus tersebut mengutus tiga perwakilan yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Humas, Dr. Drs. H. Syamsu T, S.Pd., M.Pd. Dr.H. Suamsu Tang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurut dia, penguatan kapasitas di bidang manajemen reputasi digital menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi, terutama dalam menghadapi dinamika informasi di era digital yang semakin cepat.

“Pelatihan ini sangat strategis, khususnya bagi kami di UMS Rappang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan citra institusi di ruang digital,” ujar Syamsu.

Ia menilai, kemampuan mengelola reputasi tidak hanya sebatas publikasi, tetapi juga mencakup strategi komunikasi yang terukur dan berbasis nilai. Hal ini, kata dia, sejalan dengan semangat dakwah berkemajuan yang diusung Muhammadiyah. Selama tiga hari pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari penguatan pemahaman tentang pentingnya reputasi digital berbasis nilai-nilai Islam, hingga keterampilan praktis dalam membangun dan menjaga citra organisasi secara profesional.

Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya kemampuan menghadapi tantangan komunikasi publik, seperti pemetaan pemangku kepentingan, pengelolaan persepsi publik, hingga penanganan krisis reputasi melalui studi kasus. Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait standarisasi kualitas konten dan publikasi digital Muhammadiyah, termasuk penulisan rilis berita berbasis kecerdasan buatan (AI), produksi konten visual, serta penerapan kode etik jurnalistik dan standar penyiaran profesional.

“Bagi UMS Rappang, keikutsertaan dalam pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran kehumasan kampus sebagai garda terdepan dalam membangun citra institusi yang kredibel, adaptif, dan berdaya saing di era digital,” ujar Dr.H. Suamsu T yang juga ketua PDM Sidrap.

UMS Rappang Apresiasi 10 Dosen dengan Skor SINTA Tertinggi

SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) memberikan penghargaan kepada dosen dengan capaian skor Science and Technology Index (SINTA) tertinggi, Senin (27/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Rektorat UMS Rappang itu dihadiri pimpinan universitas, dosen, serta tenaga kependidikan. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja akademik dan produktivitas penelitian dosen melalui publikasi ilmiah terindeks SINTA.

Dari total 136 dosen di lingkungan UMS Rappang, sebanyak 10 dosen terpilih sebagai peraih skor SINTA tertinggi. Capaian ini dinilai mencerminkan kontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus peningkatan reputasi akademik universitas.Adapun 10 besar dosen dengan skor SINTA tertinggi UMS Rappang, yakni Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si.; Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd.; Prof. Dr. H. Jamaluddin, S.Sos., M.Si.; Dr. Muhammad Hanafi, S.Pd., M.Pd.; Kamaruddin Sellang, S.Sos., M.A.P.; Dr. Buhari, S.Pd., M.Pd.; Dr. Pratiwi Ramlan, S.Farm., Apt., M.A.P.; Sunandar Said, S.Kep., Ns., M.Kes.; Aksal Mursal, S.P., M.Si.; serta Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat, M.Si.

Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin, menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang dinilai telah menunjukkan kinerja unggul dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Menurut dia, capaian tersebut menjadi bukti komitmen UMS Rappang dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, khususnya pada aspek riset dan inovasi. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas akademik, memperluas jejaring penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu guna mendorong UMS Rappang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para dosen berprestasi serta sesi foto bersama.

UMS Rappang Konsisten Asah Mahasiswa Miliki Kompetensi Global

SIDRAP — Seminggu setelah Idul Fitri, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMSRappang) kembali memberangkatkan mahasiswanya untuk mengikuti program magang internasional ke Taiwan. Kali ini, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Riska dan Wirnayanti, resmi dilepas dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat, Kamis (26/3/2026).

Kegiatan pelepasan digelar di Ruang Rektor UMS Rappang, lantai 5, dan dipimpin langsung oleh Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Dekan FKIP UMS Rappang, Prof. Dr. Usman M., S.Pd., M.Pd., serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UMS Rappang, Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd., bersama sejumlah dosen dan civitas akademika.

Dalam sambutannya, Jamaluddin menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kedua mahasiswa tersebut. Ia menilai program magang internasional menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi global mahasiswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan pengalaman lintas budaya.

“Program ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik dan komunikasi, serta memperluas wawasan global,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar peserta magang mampu menjaga nama baik almamater serta menunjukkan kualitas mahasiswa UMS Rappang di tingkat internasional. Senada dengan itu, Sam Hermansyah menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Ia berharap keikutsertaan mahasiswa dalam magang internasional dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berprestasi dan berani mengambil peluang di kancah global.

Melalui program ini, Riska dan Wirnayanti diharapkan mampu menjadi representasi kampus yang menjunjung tinggi kompetensi, integritas, dan semangat belajar selama menjalani magang di Taiwan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UMS Rappang dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global. (ibe) 

Perkuat Kolaborasi, UMSRappang Siap Kawal Program Digitalisasi dan Sertifikasi Tanah Wakaf di Sidrap

SIDRAP — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menjalin kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama, Senin (23/2/2026). Penandatanganan berlangsung di Kantor BPN Sidrap dan dilakukan langsung oleh Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si, bersama Kepala BPN Sidrap, Ir. Taufik, S.T., M.H., M.Si. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Rektor IV UMS Rappang Dr. Drs. H. Syamsu T, S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian Kerja Sama UMS Rappang Syahrir L., S.Pd., M.Pd., serta jajaran BPN Sidrap.

Kepala BPN Sidrap, Taufik, mengatakan kerja sama ini membuka ruang kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan instansi pertanahan, khususnya dalam mendukung program Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). “Ada banyak hal yang dapat diambil manfaatnya dari perjanjian kerja sama ini, terutama dalam mendukung program ATR/BPN di daerah,” ujar Taufik. Ia menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang akan dikolaborasikan bersama UMS Rappang. Pertama, peningkatan kualitas data dalam rangka digitalisasi sertifikat tanah. Kedua, percepatan sertifikasi tanah wakaf guna memberikan kepastian hukum atas aset-aset keagamaan di Kabupaten Sidrap.

Menurut dia, dukungan akademisi dan mahasiswa diharapkan dapat membantu optimalisasi pendataan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait pentingnya legalitas aset tanah. Sementara itu, Rektor UMS Rappang, Prof. Jamaluddin Ahamad, menyatakan pihaknya siap mendukung program tersebut melalui pelibatan dosen dan mahasiswa, khususnya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. “Sejak 2014, UMS Rappang terus berbenah dan aktif melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kami siap berkolaborasi dan menindaklanjuti kerja sama ini melalui program-program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik maupun KKN Reguler,” kata Prof. Jamaluddin.

Ia menambahkan, sinergi antara perguruan tinggi dan BPN diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan pertanahan, tetapi juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola pertanahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sidrap.

FEB UMS Rappang Lepas Mahasiswa Magang, Terjun ke 26 Lokasi Termasuk Luar Negeri

SIDRAP – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang menggelar pembekalan dan pelepasan magang mahasiswa di Lantai III Gedung Rektorat, Rabu (28/1/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor I UMS Rappang, Dr. Ir. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si. Kegiatan ini dihadiri Dekan FEB Dr. Apt. Pratiwi Ramlan, S.Farm., M.A.P., jajaran wakil dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkup FEB.

Ketua Panitia Magang, Erwin Irnandy AS, S.E., M.M., mengatakan program magang menjadi sarana mahasiswa untuk bersentuhan langsung dengan dunia kerja sebelum menyelesaikan studi. “Melalui magang ini, mahasiswa diajarkan untuk berinteraksi langsung dengan dunia kerja. Pada akhirnya, setelah menyelesaikan proses akademik, mereka akan benar-benar terjun ke dunia profesional,” ujar Erwin.Ia mengibaratkan magang sebagai proses pembelajaran yang berkelanjutan. Mengutip filsuf Tiongkok Confucius, Erwin menyampaikan bahwa pendidikan tidak sekadar memberi hasil instan, melainkan membekali keterampilan jangka panjang. “Jangan berikan seseorang ikan untuk dimakan hari ini, tetapi ajarkan ia memancing agar bisa makan seumur hidupnya,” katanya.

Sementara itu, Dekan FEB Dr. Apt. Pratiwi Ramlan menjelaskan bahwa pembekalan magang merupakan agenda rutin fakultas untuk memastikan mahasiswa memiliki kesiapan pengetahuan dan etika sebelum turun ke lokasi. “Tahun ini ada 63 mahasiswa yang akan magang di 26 lokasi berbeda. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita membekali adik-adik dengan pengetahuan dan kesiapan mental sebelum terjun langsung,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa program magang tidak hanya berlangsung di dalam negeri, tetapi juga merambah luar negeri. Saat ini, tiga mahasiswa telah lebih dahulu menjalani magang di Taiwan, sementara tiga lainnya masih dalam proses administrasi keberangkatan. “Kita doakan semoga proses administrasi berjalan lancar sehingga mahasiswa kita bisa menyusul. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan,” kata Pratiwi.

Selain di Taiwan, mahasiswa FEB juga menjalani magang di sejumlah perusahaan, termasuk di Makassar. Beberapa di antaranya telah menjalani program tersebut selama kurang lebih satu bulan. Wakil Rektor I UMS Rappang, Rais Rahmat Razak, dalam sambutannya menegaskan bahwa proses akademik tidak sekadar menggugurkan kewajiban perkuliahan, tetapi merupakan tahapan pembentukan kompetensi dan karakter. “Ketika mahasiswa menyelesaikan proses akademik hingga ujian akhir, mereka berhak menyandang gelar di belakang namanya. Gelar itu bukan sekadar simbol, tetapi penanda kompetensi dan keahlian,” ujarnya.

Menurut Rais, magang merupakan salah satu tahapan penting dalam proses tersebut. Melalui magang, mahasiswa dapat menguji kemampuan, potensi, karakter, hingga akhlak dalam dunia kerja yang sesungguhnya. “Di dunia kerja itulah kemampuan, etika, dan karakter akan terlihat. Magang ini menjadi pintu masuk menuju ruang-ruang kesuksesan,” katanya. Melalui kegiatan pembekalan ini, FEB UMS Rappang berharap mahasiswa mampu menjaga nama baik almamater serta menunjukkan profesionalisme selama menjalani magang di berbagai instansi dan perusahaan. FEB UMS Rappang menaungi tiga Program Studi (Podi) Masing-masing Prodi Bisnis Digital (Bisdig), Hukum Bisnis dan Kewirausahaan, ketiga Prodi tersebut terakreditasi Baik.

Kaprodi Seni Kuliner UMS Rappang Hadirkan Edukasi Dapur Hemat Energi Lewat Program Dapur Cerdas

MAKASSAR — Program live cooking bertajuk Dapur Cerdas Urusan Ringkas yang digelar PIKK PLN UP3 Makassar Utara IUD SulSelBar di Aula PLN Makassar Utara berlangsung semarak. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Program Studi (Kaprodi) Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., sebagai instruktur utama.

Dalam kegiatan tersebut, Chef Damayanti tidak hanya memandu sesi memasak, tetapi juga mengedukasi peserta tentang penggunaan kompor induksi sebagai alternatif yang lebih aman dan efisien dibandingkan kompor gas konvensional. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi listrik yang ramah lingkungan dalam aktivitas dapur sehari-hari.

Rangkaian acara diawali dengan sosialisasi aplikasi PLN Mobile yang diperkenalkan oleh pihak PLN. Peserta diberikan pemahaman mengenai fitur-fitur aplikasi, mulai dari pengelolaan tagihan listrik, pemantauan konsumsi energi, hingga pemilihan tarif yang lebih efisien.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi safety briefing terkait penggunaan peralatan listrik, termasuk kompor induksi. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan saat menggunakan perangkat elektronik di dapur.

Memasuki sesi utama, Chef Damayanti memimpin langsung cooking class menggunakan kompor induksi. Dengan pendekatan edukatif dan aplikatif, ia memperagakan teknik memasak praktis yang hemat energi sekaligus aman.

“Kompor induksi memungkinkan proses memasak lebih cepat dengan konsumsi daya yang terkontrol. Ini merupakan langkah menuju dapur yang lebih berkelanjutan karena kita dapat mengurangi risiko kebakaran sekaligus mengoptimalkan penggunaan energi listrik,” ujar Damayanti.

Menurutnya, integrasi penggunaan kompor induksi dengan aplikasi PLN Mobile menjadi solusi cerdas dalam mengelola kebutuhan energi rumah tangga. Ia juga mendorong pelaku usaha kuliner untuk mulai mempertimbangkan transisi ke teknologi listrik sebagai bagian dari inovasi usaha. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Sejumlah ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner mengaku memperoleh wawasan baru mengenai efisiensi energi dan keamanan memasak.

Ketua PIKK PLN UP3 Makassar Utara, Edith Huwae Martinus Irianto Pasensi, berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk mengurangi konsumsi energi dan meningkatkan efisiensi dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap melalui acara ini, masyarakat lebih mengenal kompor induksi dan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi praktis dan aman dalam rumah tangga,” ujar Ibu Edith.

Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan demonstrasi memasak, tetapi juga memperkuat peran akademisi dalam memberikan edukasi berbasis keilmuan kepada masyarakat. Melalui kehadiran Kaprodi Seni Kuliner UMS Rappang sebagai instruktur, kegiatan tersebut menjadi ajang sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mendorong gaya hidup hemat energi dan berkelanjutan.

Hadapi Akreditasi, Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Matangkan Dokumen Bersama BPM

SIDRAP — Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar rapat koordinasi bersama Badan Penjamin Mutu (BPM) Universitas guna mematangkan persiapan akreditasi program studi. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Prodi Bisnis Digital itu dihadiri Unit Penjamin Mutu (UPM) Prodi Bisnis Digital, dosen Prodi Bisnis Digital, Dekan FEB Dr. Pratiwi Ramlan, Wakil Dekan FEB, serta Ketua BPM Universitas Dr. Aswadi beserta tim.

Kegiatan rapat secara resmi dibuka oleh Ketua UPM Prodi Bisnis Digital, Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan kerja kolektif seluruh unsur dalam menyiapkan dokumen akreditasi secara sistematis, terstruktur, dan sesuai standar mutu yang ditetapkan.

“Persiapan akreditasi membutuhkan kolaborasi yang kuat agar seluruh dokumen dan eviden dapat tersusun dengan baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan dokumen mutu, memastikan kesiapan administrasi akreditasi, serta mengevaluasi pemenuhan standar pendidikan sesuai regulasi yang berlaku. Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya pengkajian panduan akreditasi terbaru LAMEMBA sebagai acuan utama penyusunan dokumen, pembentukan tim atau taskforce akreditasi, serta pembagian tugas berdasarkan kriteria penilaian LAMEMBA agar setiap indikator dapat dipenuhi secara optimal.

Dalam arahannya, Dekan FEB UMS Rappang Dr. Pratiwi Ramlan menegaskan pentingnya kesiapan dokumen, kesesuaian eviden dengan indikator penilaian, serta kerja kolaboratif seluruh tim untuk mendukung keberhasilan akreditasi program studi. Sementara itu, Ketua BPM Universitas Dr. Aswadi memberikan pendampingan teknis terkait pemetaan dokumen, penguatan eviden pendukung, hingga strategi pemenuhan standar akreditasi sesuai panduan terbaru LAMEMBA. Melalui rapat koordinasi ini, Prodi Bisnis Digital UMS Rappang menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas akademik, tata kelola program studi, serta peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan demi meraih capaian akreditasi terbaik ke depan.

Bukti Kampus Berdampak, Mahasiswa Seni Kuliner Dapat Apresiasi atas Ide Inovatif di Minaka Cake

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Syamsuryani, memperoleh apresiasi dari owner Minaka Cake and Bread, Arib Akram, atas kontribusi ide-ide baru yang inovatif selama menjalani magang Praktik Industri selama enam bulan.

Selama pelaksanaan magang, Syamsuryani aktif terlibat dalam berbagai kegiatan produksi pastry dan bakery. Tidak hanya menjalankan tugas rutin, ia juga mampu menghadirkan gagasan kreatif berupa pengembangan produk dan variasi penyajian yang sebelumnya belum pernah diterapkan di Minaka Cake and Bread. Inovasi tersebut dinilai memberikan nilai tambah bagi pengembangan usaha.

Arib Akram menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang memberikan dampak positif bagi operasional dan pengembangan produk. Ide-ide segar yang diusulkan dinilai relevan dengan kebutuhan pasar serta berpotensi meningkatkan daya saing produk, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa dalam dunia industri.

Dosen pembimbing magang, Yusrianti, S.Sn., M.Pd., menegaskan bahwa pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. “Mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kreatif dan inovatif sesuai tuntutan industri,” ujarnya.

Melalui kegiatan magang Praktik Industri ini, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus mendorong terwujudnya kampus berdampak, di mana mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi mitra industri sekaligus memperoleh pengalaman kerja yang bermakna sebagai bekal memasuki dunia profesional.