Status PDDIKTI rektoratumsrappang@gmail.com 085299570468 Kode PT : 091058

Berita

Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua Sulap Limbah Kulit Pisang Jadi Es Mambo & Es Krim

SIDRAP – Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua menghadirkan inovasi unik dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Desa Rijang Panua, Minggu (24/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa memperkenalkan cara mengolah limbah kulit pisang menjadi produk es mambo dan es krim yang sehat, higienis, sekaligus bernilai ekonomi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Rijang Panua Rudi Tompang beserta perangkat desa, mahasiswa KKN IAIN Parepare, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat. Acara berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai dengan agenda pemaparan materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai potensi pemanfaatan kulit pisang sebagai bahan olahan.

Menurut para mahasiswa, sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan yang sering dianggap limbah. Dengan inovasi sederhana, kulit pisang bisa diolah menjadi produk bernilai jual yang membuka peluang usaha baru.

“Kami dari Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua bersama teman-teman KKN IAIN Parepare merasa bangga dapat berbagi ide dan wawasan kepada masyarakat. Harapan kami, sosialisasi ini mampu menginspirasi pelaku UMKM untuk lebih kreatif memanfaatkan sumber daya lokal.

Kulit pisang yang sering dianggap limbah ternyata bisa menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi,” ujar Ramdan Darwin, perwakilan Mahasiswa KKN UMS Rappang Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP).

Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM yang menilai inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi dalam mengembangkan potensi lokal. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuka wawasan baru tentang strategi pemasaran produk olahan desa. Kegiatan berlangsung lancar, penuh diskusi, dan menghasilkan semangat baru untuk mendorong pengembangan produk olahan lokal yang inovatif di Desa Rijang Panua.

UMS Rappang Laksanakan Yudisium Angkatan 3 Gelombang 3 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi

SIDRAP–Universitas Muhammadiyah Sidrap Melaksanakan Yudisium angkatan 3, gelombang 3 Fakultas ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi dan bisnis di lantai tiga kantor Rektor UMS Rappang,kamis 28/8/2025.

Kegiatan ini terasa istimewa karena dilaksanakan secara gabungan antara Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Momen ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus mempererat sinergi antar fakultas dalam memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka. Yang di hadiri wakil dekan 1, wakil dekan 2, dosen dan staff akademisi.

Dalam sambutannya, wakil dekan 1 Khaeriyah Adri, S.KM., M.Kes menyampaikan rasa bangga serta ucapan selamat kepada para peserta yudisium. “Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Semoga para lulusan FIK dan FEB dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan bangsa dan masyarakat,” ujarnya.

Mahasiswa tampak antusias dan penuh rasa haru mengikuti prosesi yudisium. Selain menjadi momen perayaan akademik, kegiatan ini juga menjadi titik awal untuk menapaki dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menciptakan kenangan indah bagi seluruh peserta yudisium. Kehadiran FIK dan FEB dalam satu prosesi yudisium menjadi simbol kekompakan serta semangat kolaborasi di lingkungan UMS Rappang.

Komitmen Kembangkan Pembelajaran Berdampak, Prodi Bisnis Digital dan Seni Kuliner Siap Kolaborasi Ma

SIDRAP, – Program Studi (Prodi) Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran yang berdampak dengan menjalin kolaborasi bersama Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.

Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka peluang magang mahasiswa hingga ke skala internasional. Kegiatan diskusi tersebut berlangsung di Ruang Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS Rappang, dengan menghadirkan dosen Prodi Bisnis Digital Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom., Ketua Prodi Bisnis Digital Andi Riska Andreani Syafaruddin, S.E., M.Ak, serta Ketua Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd.

Diskusi juga turut menghadirkan pihak Human Resources (HR) Four Points Makassar melalui panggilan via online yaitu WhatsApp, sehingga semakin memperkaya informasi dan wawasan yang dibagikan. Dalam forum tersebut, Prodi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner berbagi pengalaman berharga karena telah rutin memberangkatkan mahasiswa magang internasional ke Taiwan.

Praktik baik ini mendapat apresiasi dari Prodi Bisnis Digital yang bertekad untuk mengikuti langkah serupa. Harapannya, mahasiswa Bisnis Digital juga akan memiliki kesempatan merasakan pengalaman magang di luar negeri, sekaligus memperluas jejaring dan meningkatkan daya saing global.

Diskusi berlangsung secara informatif, interaktif, dan penuh semangat berbagi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kerja sama antardisiplin, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga pengalaman nyata di dunia kerja internasional. Jumat, 29 Agustus 2025.

Inovasi Sirkular ala UMS Rappang: Dari Tangan Dingin Bahtiar Herman, Sampah Jadi Peluang Bisnis UMKM

SIDRAP, — Di tengah isu lingkungan yang kian mendesak, konsep ekonomi sirkular tidak lagi sekadar wacana, melainkan sebuah peluang bisnis yang nyata dan menguntungkan. Berbeda dengan model ekonomi linier yang hanya fokus pada “ambil-buat-buang,” ekonomi sirkular menawarkan pendekatan cerdas: mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi.

Prinsip ini tidak hanya relevan untuk perusahaan besar, tetapi justru menjadi kunci inovasi bagi banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh penjuru Indonesia. Mereka membuktikan bahwa dengan kreativitas dan visi, sampah yang sering dianggap masalah justru bisa menjadi berkah. Salah satu contoh inspiratif datang dari sebuah UMKM di Indonesia bagian barat yang berhasil menyulap limbah plastik menjadi tas jinjing dan dompet modis.

Dengan menggandeng para pemulung lokal, mereka menciptakan rantai pasok yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberdayakan komunitas. Prosesnya dimulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan kembali limbah plastik menjadi lembaran bahan yang kokoh dan artistik.

Hasilnya, produk mereka tidak hanya diminati pasar lokal, tetapi juga berhasil menembus pasar internasional, menunjukkan bahwa produk ramah lingkungan memiliki daya tarik global yang kuat. Penerapan ekonomi sirkular ini juga ditemukan dalam sektor lain, seperti pengelolaan limbah organik. Sebuah UMKM di Indonesia bagian timur sukses mengolah sisa makanan dari restoran dan pasar menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi.

Mereka tidak hanya mengurangi tumpukan sampah di TPA, tetapi juga membantu petani dan pemilik kebun mendapatkan nutrisi tanah alami. Model bisnis ini menciptakan simbiosis mutualisme, di mana satu pihak menyelesaikan masalah limbah, sementara pihak lain mendapatkan manfaat dari produk olahannya.

Ini membuktikan bahwa inovasi bisnis tidak harus rumit; terkadang, solusi terbaik justru berasal dari masalah sehari-hari yang sering kita abaikan. Menurut Bahtiar Herman, S.E., M.M., seorang dosen di Program Studi Kewirausahaan, ekonomi sirkular adalah landasan masa depan bisnis.

“Ini bukan sekadar tren, melainkan sebuah paradigma baru yang mengajarkan kita bahwa bisnis yang berkelanjutan tidak hanya tentang mencari keuntungan finansial, tetapi juga tentang menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya pada Jumat, 29 Agustus 2025

Beliau menambahkan bahwa mahasiswa didorong untuk berpikir kreatif: bagaimana sisa-sisa material bisa diubah menjadi produk baru? Bagaimana produk bisa dirancang agar mudah diperbaiki, dibongkar, atau didaur ulang? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi titik awal untuk menciptakan startup yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung jawab.

Transisi menuju ekonomi sirkular membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Masyarakat perlu lebih sadar untuk memilah sampah dan memilih produk ramah lingkungan. Pemerintah bisa mendukung dengan kebijakan insentif dan regulasi yang mempermudah UMKM sirkular.

Namun, kunci utamanya tetap ada pada para wirausahawan muda yang berani melihat peluang di tengah tantangan. Mereka adalah agen perubahan yang akan memimpin kita menuju masa depan bisnis yang lebih hijau, adil, dan sejahtera. Kisah-kisah sukses ini hanyalah awal, dan masih banyak lagi potensi yang bisa digali dari setiap tumpukan sampah di sekitar kita.

Pesma UMS Rappang, Bupati Syaharuddin Paparkan Empat Kunci Sukses

Sidrap,— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif memaparkan empat kunci sukses kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Rabu (27/8/2025). Hal itu disampaikannya saat menghadiri malam ramah tamah Pesantren Mahasiswa Baru (Pesma) di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang.

“Untuk menjadi sukses, ada empat hal yang harus diterapkan pada diri kita,” ujar Syaharuddin.
Pertama, urainya, kenali diri apa kemampuan dan talenta yang kita miliki. Kedua, fokus dalam menjalankan pilihan dalam menimba ilmu.

“Ketiga, miliki etika, hard skill, dan soft skill, serta keempat, rajin dan patuh kepada orang tua dan dosen,” ungkapnya.

Selanjutnya, dengan penuh semangat, Bupati berharap mahasiswa baru UMS Rappang menjadikan masa studi sebagai momentum emas untuk menempa diri, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Syaharuddin juga menegaskan salah satu visi misi pemerintahannya adalah mencetak generasi Sidrap yang unggul di bidang pendidikan.

“Cita-cita saya adalah menjadikan anak Sidrap berhasil dalam segala bidang, terutama melalui pendidikan. Harapan saya, lima tahun ke depan anak-anak Sidrap bahkan Sulawesi Selatan bisa tampil menjadi generasi yang sukses dan membanggakan,” tegasnya.

Pesma UMS Rappang 2025 mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa Berdampak: Menginternalisasi Islam yang Berkemajuan sebagai Pilar Transformasi Intelektual dan Sosial”. Acara dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Anis, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap, Muhammad Ihwan Ahada, Wakil Ketua I Rektor UMS Rappang, Rais Rahmat Rasak, Wakil Ketua III, Herman Dema, Wakil Ketua IV, H. Syamsu Tang, para dosen, serta undangan lainnya.

HIMABISDIG Kenalkan Lembaga di Acara Pesantren Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

SIDRAP, – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMABISDIG) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melaksanakan kegiatan pengenalan lembaga pada rangkaian acara Pesantren Mahasiswa (PESMA) yang digelar hari ini, Rabu (27/8/2025).

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan visi, misi, serta program kerja HIMABISDIG kepada mahasiswa baru agar lebih mengenal organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan Program Studi Bisnis Digital.

Kegiatan berlangsung di area kampus dengan suasana kekeluargaan dan penuh semangat. Para pengurus HIMABISDIG menampilkan struktur organisasi, capaian kegiatan, hingga peluang pengembangan diri yang bisa diikuti mahasiswa baru. Tidak hanya itu, pengenalan lembaga juga dibalut dengan semangat kebersamaan melalui yel-yel dan interaksi langsung dengan peserta.

Ketua HIMABISDIG dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ini hadir sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa bisnis digital, baik dalam bidang akademik, minat bakat, maupun kepemimpinan. “Kami ingin mahasiswa baru merasa memiliki rumah kedua di HIMABISDIG, tempat mereka belajar, berkreasi, dan berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya.

Acara pengenalan lembaga ini mendapat respon positif dari mahasiswa baru yang terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian. Mereka berharap dapat segera bergabung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan HIMABISDIG ke depan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, HIMABISDIG berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak kreativitas dan inovasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidrap, sejalan dengan semangat Pesantren Mahasiswa yang menanamkan nilai religiusitas, intelektualitas, dan solidaritas.

Kemah Tahfidz dan Bahasa Digelar di Sidrap, Menteri Agama Dijadwalkan Hadir

Sidrap – Kemah tahfid dan bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan tahun ini dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) September 2025 mendatang. Kegiatan itu rencananya akan dihadiri oleh Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar. Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Devisi Seminar Kemah Tahfid dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se-Sulsel, Hakza di rumah jabatan Wabup Sidrap, Rabu (27/9/2025).

“Kami panitia lokal bersama LP2M Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan menggelar seminar nasional kepesantrenan tepatnya setelah pembukaan kegiatan Kemah Tahfid dan Bahasa. Insya Allah sesuai informasi yang kami terima, Mentrei Agama RI Prof Dr KH Nasaruddin Umar akan hadir pada kegiatan tersebut,” katanya.

Palopo Tuan Rumah Kemah Tahfidz dan Bahasa se-Sulsel

Seminar tersebut mengangkat tema “ Membentuk generasi cerdas, religius, berakhlak mulia pada pendidikan unggul. Selain itu, juga akan menghadirkan sejumlah pemateri lain, di antaranya Bupati Sidrap Syahruddin Alrif, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Dr Ambo Asse, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Masykuri dan Prof Zulfahmi Alwi selaku akademisi dan alumni Pesantren Gombara.

Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Tahfid dan Bahasa VIII, Dr Raiz Rahmat Razak, yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi guna memantapkan pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Mesji Agung Pangkajene 13 September mendatang.

Menag RI Kunjungi Vila Stafsus di Sidrap, Dapat Sambutan Hangat

Dia menyebutkan, pihak terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak baik di tingkat kabupaten, maupun dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel.

“Tentu kami berharap acara yang menghadirkan ribuan santri dari seluruh pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, akan terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Raiz bahkan mengatakan bahwa kedatangan ribuan santri dari berbagai kabupaten di Sulsel di Bumi nene Mallomo, akan memberikan andil pada pergerakan roda perekonomian.

“ Secara berkala sudah kami laporkan ke bapak Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, dengan persiapan yang dilakukan oleh Panitia. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah Kabupaten Sidrap,” tandasnya.

Mentri Agama RI Siap Hadiri Kemah Tahfid Pesantren Muhammadiyah di Sidrap

SIDRAP, — Mentri Agama RI Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar M.A dikabarkan akan menghadiri kemah tahfid dan bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah Se-Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang pertengahan September 2025 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Devisi Seminar Kemah Tahfid dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se Sulsel, Dr H Hakza saat ditemui di rumah jabatan Wakil Bupati Sidenreng Rappang , Rabu (27/9).

“ Kami panitia lokal bersama LP2M Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan menggelar seminar nasional kepesantrenan tepatnya setelah pembukaan kegiatan Kemah Tahfid dan Bahasa. Insya Allah sesuai informasi yang kami terima, Mentri Agama RI Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar M.A akan hadir pada kegiatan tersebut,” jelas Dr Hakza.

Informasi lainnya, seminar yang mengangkat tema “ Membentuk generasi cerdas, religius, berakhlak mulia pada pendidikan unggul”, juga akan menghadirkan sejumlah pemateri lainnya, diantaranya Bupati Sidrap H. Syahruddin Alrif, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse M. Ag, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Masykuri M.Ed dan Prof H Zulfahmi Alwi M.Ag Ph.D selaku akademisi dan alumni Pesantren Gombara.

Sementara itu Ketua Panitia Kemah Tahfid dan Bahasa VIII, Dr Raiz Rahmat Razak M.Si, yang dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi guna memantapkan pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Mesji Agung Pangkajene 13 September mendatang.

” Kami terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak baik di tingkat kabupaten, maupun dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel. Tentu kami berharap acara yang menghadirkan ribuan santri dari seluruh pesantren Muhammadiyah se Sulawesi Selatan, akan terlaksana dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Dr Raiz Rahmat Razak bahkan mengatakan bahwa kedatangan ribuan santri dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan di Bumi nene Mallomo, akan memberikan andil pada pergerakan roda perekonomian.

“ Secara berkala sudah kami laporkan ke bapak Bupati Sidrap, H Syahruddin Alrif, dengan persiapan yang dilakukan oleh Panitia. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah Kabupaten Sidrap,” jelasnya.

Mahasiswa KKN Angkatan 7 UMS Rappang Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang di SD Negeri 7 Watang Sidenreng

SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 7 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) yang ditempatkan di Desa Aka-akae melaksanakan kegiatan penyuluhan gizi seimbang di SD Negeri 7 Watang Sidenreng.

Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa dari Prodi Administrasi Kesehatan, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat dalam bidang kesehatan preventif sejak usia sekolah.

Penyuluhan yang berlangsung pada hari Rabu, 30 Juli 2025 pukul 09.00 WITA ini diikuti oleh 25 siswa kelas 5 dan 6. Bertempat di ruang kelas, para siswa diberikan edukasi seputar pentingnya gizi seimbang melalui presentasi yang disampaikan oleh Irmawardani, dengan didampingi oleh

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan evaluasi melalui pembagian lembar kerja siswa berisi soal-soal pemahaman tentang gizi seimbang. Hal ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana materi yang disampaikan dipahami oleh para peserta.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu siswa mengenal pentingnya asupan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi belajar mereka di sekolah,” ungkap Irmawardani.

Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk:

1. Meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya gizi seimbang.

2. Membentuk kebiasaan makan yang sehat sejak dini.

3. Meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar melalui pola makan bergizi.

4. Menghindarkan siswa dari risiko kekurangan gizi.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah dan para guru SD Negeri 7 Watang Sidenreng, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan dan aplikatif.

Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., yang turut memantau jalannya program kerja KKN mahasiswa di Desa Aka-akae. 

Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Jalani Audit Mutu Internal (AMI)

SIDRAP, – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melalui Badan Penjaminan Mutu (BJM) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) di Prodi Bisnis Digital untuk memastikan efektivitas sistem manajemen mutu dan meningkatkan kinerja lembaga dalam menjalankan proses pendidikan pada Senin, 25 Agustus 2025

Audit Mutu Internal ini bertujuan untuk memonitoring mutu pembelajaran dengan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Dengan adanya AMI, UMSRappang dapat menemukan kekurangan dan melakukan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Prodi Bisnis Digital.

Proses AMI di Prodi Bisnis Digital UMS Rappang melibatkan: evaluasi dokumen mutu, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga tata kelola administrasi. Hasil audit akan menjadi masukan untuk perbaikan lebih baik selanjutnya dan meningkatkan kualitas Prodi Bisnis Digital UMS Rappang.

Pada proses audit, Tim Auditor BPM (Astrini Padapi, S. Pt., M. Si) melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen yang terkait dengan proses pendidikan, seperti: rencana pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan laporan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain itu juga melakukan wawancara dengan dosen dan tendik untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap tentang proses pendidikan di Prodi Bisnis Digital.

Dengan adanya AMI, UMS Rappang menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas lembaga. AMI juga membantu UMS Rappang dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Hasil audit tersebut akan menjadi acuan bagi Prodi Bisnis Digital UMS Rappang untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan Prodi Bisnis Digital UMS Rappang dapat terus meningkatkan kualitas lulusan dan menjadi salah satu prodi yang unggul di UMS Rappang.