Berita
Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua Sulap Limbah Kulit Pisang Jadi Es Mambo & Es Krim
SIDRAP –
Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua menghadirkan inovasi unik
dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Desa Rijang Panua,
Minggu (24/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa memperkenalkan
cara mengolah limbah kulit pisang menjadi produk es mambo dan es krim yang
sehat, higienis, sekaligus bernilai ekonomi.
Kegiatan
ini dihadiri oleh Kepala Desa Rijang Panua Rudi Tompang beserta perangkat
desa, mahasiswa KKN IAIN Parepare, pelaku UMKM, serta masyarakat setempat.
Acara berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai dengan agenda pemaparan
materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab mengenai potensi pemanfaatan
kulit pisang sebagai bahan olahan.
Menurut
para mahasiswa, sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat
dan pelaku UMKM agar lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan yang sering
dianggap limbah. Dengan inovasi sederhana, kulit pisang bisa diolah menjadi
produk bernilai jual yang membuka peluang usaha baru.
“Kami
dari Mahasiswa KKN Angkatan 7 Desa Rijang Panua bersama teman-teman KKN IAIN
Parepare merasa bangga dapat berbagi ide dan wawasan kepada masyarakat. Harapan
kami, sosialisasi ini mampu menginspirasi pelaku UMKM untuk lebih kreatif
memanfaatkan sumber daya lokal.
Kulit
pisang yang sering dianggap limbah ternyata bisa menjadi peluang usaha yang
bernilai ekonomi,” ujar Ramdan Darwin, perwakilan Mahasiswa KKN UMS Rappang
Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP).
Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM yang menilai inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi dalam mengembangkan potensi lokal. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuka wawasan baru tentang strategi pemasaran produk olahan desa. Kegiatan berlangsung lancar, penuh diskusi, dan menghasilkan semangat baru untuk mendorong pengembangan produk olahan lokal yang inovatif di Desa Rijang Panua.

UMS Rappang Laksanakan Yudisium Angkatan 3 Gelombang 3 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi
SIDRAP–Universitas Muhammadiyah Sidrap Melaksanakan Yudisium angkatan 3,
gelombang 3 Fakultas ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi dan bisnis di lantai
tiga kantor Rektor UMS Rappang,kamis 28/8/2025.
Kegiatan ini terasa istimewa karena
dilaksanakan secara gabungan antara Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) dan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis (FEB). Momen ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus
mempererat sinergi antar fakultas dalam memberikan apresiasi kepada mahasiswa
yang telah menyelesaikan studi mereka. Yang di hadiri wakil dekan 1, wakil
dekan 2, dosen dan staff akademisi.
Dalam sambutannya, wakil dekan 1
Khaeriyah Adri, S.KM., M.Kes menyampaikan rasa bangga serta ucapan selamat
kepada para peserta yudisium. “Hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari
perjalanan baru. Semoga para lulusan FIK dan FEB dapat mengimplementasikan ilmu
yang diperoleh untuk kemajuan bangsa dan masyarakat,” ujarnya.
Mahasiswa tampak antusias dan penuh
rasa haru mengikuti prosesi yudisium. Selain menjadi momen perayaan akademik,
kegiatan ini juga menjadi titik awal untuk menapaki dunia kerja maupun
melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, menciptakan kenangan indah bagi seluruh peserta yudisium. Kehadiran FIK dan FEB dalam satu prosesi yudisium menjadi simbol kekompakan serta semangat kolaborasi di lingkungan UMS Rappang.

Komitmen Kembangkan Pembelajaran Berdampak, Prodi Bisnis Digital dan Seni Kuliner Siap Kolaborasi Ma
SIDRAP, – Program Studi (Prodi) Bisnis
Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
(UMS Rappang) menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran yang
berdampak dengan menjalin kolaborasi bersama Prodi Pendidikan Vokasional Seni
Kuliner.
Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka peluang magang mahasiswa hingga
ke skala internasional. Kegiatan diskusi tersebut berlangsung di Ruang Dosen
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS Rappang, dengan menghadirkan dosen Prodi Bisnis
Digital Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom., Ketua Prodi Bisnis Digital Andi
Riska Andreani Syafaruddin, S.E., M.Ak, serta Ketua Prodi Pendidikan Vokasional
Seni Kuliner Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd.
Diskusi juga turut menghadirkan pihak Human Resources (HR) Four Points
Makassar melalui panggilan via online yaitu WhatsApp, sehingga semakin
memperkaya informasi dan wawasan yang dibagikan. Dalam forum tersebut, Prodi
Pendidikan Vokasional Seni Kuliner berbagi pengalaman berharga karena telah
rutin memberangkatkan mahasiswa magang internasional ke Taiwan.
Praktik baik ini mendapat apresiasi dari Prodi Bisnis Digital yang
bertekad untuk mengikuti langkah serupa. Harapannya, mahasiswa Bisnis Digital
juga akan memiliki kesempatan merasakan pengalaman magang di luar negeri,
sekaligus memperluas jejaring dan meningkatkan daya saing global.
Diskusi berlangsung secara informatif, interaktif, dan penuh semangat berbagi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari penguatan kerja sama antardisiplin, sehingga mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga pengalaman nyata di dunia kerja internasional. Jumat, 29 Agustus 2025.

Inovasi Sirkular ala UMS Rappang: Dari Tangan Dingin Bahtiar Herman, Sampah Jadi Peluang Bisnis UMKM
SIDRAP, — Di tengah isu lingkungan yang kian mendesak, konsep ekonomi
sirkular tidak lagi sekadar wacana, melainkan sebuah peluang bisnis yang nyata
dan menguntungkan. Berbeda dengan model ekonomi linier yang hanya fokus pada
“ambil-buat-buang,” ekonomi sirkular menawarkan pendekatan cerdas: mengubah limbah
menjadi sumber daya bernilai ekonomi.
Prinsip ini tidak hanya relevan untuk
perusahaan besar, tetapi justru menjadi kunci inovasi bagi banyak Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh penjuru Indonesia. Mereka membuktikan
bahwa dengan kreativitas dan visi, sampah yang sering dianggap masalah justru
bisa menjadi berkah. Salah satu contoh inspiratif datang dari sebuah UMKM di
Indonesia bagian barat yang berhasil menyulap limbah plastik menjadi tas
jinjing dan dompet modis.
Dengan menggandeng para pemulung
lokal, mereka menciptakan rantai pasok yang tidak hanya ramah lingkungan,
tetapi juga memberdayakan komunitas. Prosesnya dimulai dari pengumpulan,
pemilahan, hingga pengolahan kembali limbah plastik menjadi lembaran bahan yang
kokoh dan artistik.
Hasilnya, produk mereka tidak hanya
diminati pasar lokal, tetapi juga berhasil menembus pasar internasional,
menunjukkan bahwa produk ramah lingkungan memiliki daya tarik global yang kuat.
Penerapan ekonomi sirkular ini juga ditemukan dalam sektor lain, seperti
pengelolaan limbah organik. Sebuah UMKM di Indonesia bagian timur sukses
mengolah sisa makanan dari restoran dan pasar menjadi pupuk kompos berkualitas
tinggi.
Mereka tidak hanya mengurangi
tumpukan sampah di TPA, tetapi juga membantu petani dan pemilik kebun
mendapatkan nutrisi tanah alami. Model bisnis ini menciptakan simbiosis
mutualisme, di mana satu pihak menyelesaikan masalah limbah, sementara pihak
lain mendapatkan manfaat dari produk olahannya.
Ini membuktikan bahwa inovasi bisnis
tidak harus rumit; terkadang, solusi terbaik justru berasal dari masalah
sehari-hari yang sering kita abaikan. Menurut Bahtiar Herman, S.E., M.M.,
seorang dosen di Program Studi Kewirausahaan, ekonomi sirkular adalah landasan
masa depan bisnis.
“Ini bukan sekadar tren, melainkan
sebuah paradigma baru yang mengajarkan kita bahwa bisnis yang berkelanjutan
tidak hanya tentang mencari keuntungan finansial, tetapi juga tentang
menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya pada Jumat, 29 Agustus 2025
Beliau menambahkan bahwa mahasiswa
didorong untuk berpikir kreatif: bagaimana sisa-sisa material bisa diubah
menjadi produk baru? Bagaimana produk bisa dirancang agar mudah diperbaiki,
dibongkar, atau didaur ulang? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi titik awal
untuk menciptakan startup yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bertanggung
jawab.
Transisi menuju ekonomi sirkular
membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Masyarakat perlu lebih sadar untuk
memilah sampah dan memilih produk ramah lingkungan. Pemerintah bisa mendukung
dengan kebijakan insentif dan regulasi yang mempermudah UMKM sirkular.
Namun, kunci utamanya tetap ada pada para wirausahawan muda yang berani melihat peluang di tengah tantangan. Mereka adalah agen perubahan yang akan memimpin kita menuju masa depan bisnis yang lebih hijau, adil, dan sejahtera. Kisah-kisah sukses ini hanyalah awal, dan masih banyak lagi potensi yang bisa digali dari setiap tumpukan sampah di sekitar kita.

Pesma UMS Rappang, Bupati Syaharuddin Paparkan Empat Kunci Sukses
Sidrap,— Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) H. Syaharuddin Alrif memaparkan
empat kunci sukses kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Sidenreng
Rappang (UMS Rappang), Rabu (27/8/2025). Hal itu disampaikannya saat menghadiri
malam ramah tamah Pesantren Mahasiswa Baru (Pesma) di Auditorium H. Zaini Razak
UMS Rappang.
“Untuk menjadi sukses, ada empat hal yang harus
diterapkan pada diri kita,” ujar
Syaharuddin.
Pertama, urainya, kenali diri apa kemampuan dan
talenta yang kita miliki. Kedua, fokus dalam menjalankan pilihan dalam menimba
ilmu.
“Ketiga, miliki etika, hard skill, dan soft
skill, serta keempat, rajin dan patuh kepada orang tua dan dosen,” ungkapnya.
Selanjutnya, dengan penuh semangat, Bupati
berharap mahasiswa baru UMS Rappang menjadikan masa studi sebagai momentum emas
untuk menempa diri, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin
masa depan. Syaharuddin juga menegaskan salah satu visi misi pemerintahannya
adalah mencetak generasi Sidrap yang unggul di bidang pendidikan.
“Cita-cita saya adalah menjadikan anak Sidrap
berhasil dalam segala bidang, terutama melalui pendidikan. Harapan saya, lima
tahun ke depan anak-anak Sidrap bahkan Sulawesi Selatan bisa tampil menjadi
generasi yang sukses dan membanggakan,” tegasnya.
Pesma UMS Rappang 2025 mengusung tema “Mewujudkan
Mahasiswa Berdampak: Menginternalisasi Islam yang Berkemajuan sebagai Pilar
Transformasi Intelektual dan Sosial”. Acara dihadiri Staf Ahli Bidang
Pemerintahan, Anis, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap, Muhammad Ihwan
Ahada, Wakil Ketua I Rektor UMS Rappang, Rais Rahmat Rasak, Wakil Ketua III,
Herman Dema, Wakil Ketua IV, H. Syamsu Tang, para dosen, serta undangan lainnya.

HIMABISDIG Kenalkan Lembaga di Acara Pesantren Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
SIDRAP, – Himpunan Mahasiswa Bisnis
Digital (HIMABISDIG) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang)
melaksanakan kegiatan pengenalan lembaga pada rangkaian acara Pesantren
Mahasiswa (PESMA) yang digelar hari ini, Rabu (27/8/2025).
Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan visi, misi, serta program kerja
HIMABISDIG kepada mahasiswa baru agar lebih mengenal organisasi kemahasiswaan
yang ada di lingkungan Program Studi Bisnis Digital.
Kegiatan berlangsung di area kampus dengan suasana kekeluargaan dan penuh
semangat. Para pengurus HIMABISDIG menampilkan struktur organisasi, capaian
kegiatan, hingga peluang pengembangan diri yang bisa diikuti mahasiswa baru.
Tidak hanya itu, pengenalan lembaga juga dibalut dengan semangat kebersamaan
melalui yel-yel dan interaksi langsung dengan peserta.
Ketua HIMABISDIG dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ini
hadir sebagai wadah pengembangan potensi mahasiswa bisnis digital, baik dalam
bidang akademik, minat bakat, maupun kepemimpinan. “Kami ingin mahasiswa baru merasa
memiliki rumah kedua di HIMABISDIG, tempat mereka belajar, berkreasi, dan
berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya.
Acara pengenalan lembaga ini mendapat respon positif dari mahasiswa baru
yang terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian. Mereka berharap dapat segera
bergabung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan HIMABISDIG ke depan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, HIMABISDIG berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak kreativitas dan inovasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sidrap, sejalan dengan semangat Pesantren Mahasiswa yang menanamkan nilai religiusitas, intelektualitas, dan solidaritas.

Kemah Tahfidz dan Bahasa Digelar di Sidrap, Menteri Agama Dijadwalkan Hadir
Sidrap – Kemah tahfid dan bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi
Selatan tahun ini dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) September
2025 mendatang. Kegiatan itu rencananya akan dihadiri oleh Menteri Agama
(Menag) RI, Nasaruddin Umar. Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Devisi
Seminar Kemah Tahfid dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se-Sulsel, Hakza di
rumah jabatan Wabup Sidrap, Rabu (27/9/2025).
“Kami panitia lokal bersama LP2M
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan menggelar seminar nasional
kepesantrenan tepatnya setelah pembukaan kegiatan Kemah Tahfid dan Bahasa.
Insya Allah sesuai informasi yang kami terima, Mentrei Agama RI Prof Dr KH
Nasaruddin Umar akan hadir pada kegiatan tersebut,” katanya.
Palopo Tuan Rumah Kemah Tahfidz
dan Bahasa se-Sulsel
Seminar tersebut mengangkat tema “
Membentuk generasi cerdas, religius, berakhlak mulia pada pendidikan unggul. Selain
itu, juga akan menghadirkan sejumlah pemateri lain, di antaranya Bupati Sidrap
Syahruddin Alrif, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Dr Ambo
Asse, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr
Masykuri dan Prof Zulfahmi Alwi selaku akademisi dan alumni Pesantren Gombara.
Sementara itu, Ketua Panitia Kemah
Tahfid dan Bahasa VIII, Dr Raiz Rahmat Razak, yang dikonfirmasi terpisah
mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi guna memantapkan
pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Mesji Agung Pangkajene 13 September
mendatang.
Menag RI Kunjungi Vila Stafsus di
Sidrap, Dapat Sambutan Hangat
Dia menyebutkan, pihak terus
berkomunikasi dengan sejumlah pihak baik di tingkat kabupaten, maupun dengan
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel.
“Tentu kami berharap acara yang
menghadirkan ribuan santri dari seluruh pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi
Selatan, akan terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkapnya.
Raiz bahkan mengatakan bahwa kedatangan
ribuan santri dari berbagai kabupaten di Sulsel di Bumi nene Mallomo, akan
memberikan andil pada pergerakan roda perekonomian.
“ Secara berkala sudah kami laporkan ke bapak Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, dengan persiapan yang dilakukan oleh Panitia. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah Kabupaten Sidrap,” tandasnya.

Mentri Agama RI Siap Hadiri Kemah Tahfid Pesantren Muhammadiyah di Sidrap
SIDRAP, — Mentri Agama RI Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar M.A dikabarkan akan
menghadiri kemah tahfid dan bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah Se-Sulawesi
Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang pertengahan September
2025 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator
Devisi Seminar Kemah Tahfid dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah se Sulsel,
Dr H Hakza saat ditemui di rumah jabatan Wakil Bupati Sidenreng Rappang , Rabu
(27/9).
“ Kami panitia lokal bersama LP2M
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan akan menggelar seminar nasional
kepesantrenan tepatnya setelah pembukaan kegiatan Kemah Tahfid dan Bahasa.
Insya Allah sesuai informasi yang kami terima, Mentri Agama RI Prof Dr K.H.
Nasaruddin Umar M.A akan hadir pada kegiatan tersebut,” jelas Dr Hakza.
Informasi lainnya, seminar yang
mengangkat tema “ Membentuk generasi cerdas, religius, berakhlak mulia pada
pendidikan unggul”, juga akan menghadirkan sejumlah pemateri lainnya, diantaranya
Bupati Sidrap H. Syahruddin Alrif, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel,
Prof Dr H Ambo Asse M. Ag, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren pimpinan Pusat
Muhammadiyah Dr H Masykuri M.Ed dan Prof H Zulfahmi Alwi M.Ag Ph.D selaku
akademisi dan alumni Pesantren Gombara.
Sementara itu Ketua Panitia Kemah
Tahfid dan Bahasa VIII, Dr Raiz Rahmat Razak M.Si, yang dikonfirmasi terpisah
mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi guna memantapkan
pelaksanaan kegiatan yang dipusatkan di Mesji Agung Pangkajene 13 September
mendatang.
” Kami terus berkomunikasi dengan
sejumlah pihak baik di tingkat kabupaten, maupun dengan Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Sulsel. Tentu kami berharap acara yang menghadirkan ribuan santri
dari seluruh pesantren Muhammadiyah se Sulawesi Selatan, akan terlaksana dengan
baik dan lancar,” jelasnya.
Dr Raiz Rahmat Razak bahkan
mengatakan bahwa kedatangan ribuan santri dari berbagai kabupaten di Sulawesi
Selatan di Bumi nene Mallomo, akan memberikan andil pada pergerakan roda
perekonomian.
“ Secara berkala sudah kami laporkan ke bapak Bupati Sidrap, H Syahruddin Alrif, dengan persiapan yang dilakukan oleh Panitia. Kami sangat bersyukur karena kegiatan ini mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah Kabupaten Sidrap,” jelasnya.

Mahasiswa KKN Angkatan 7 UMS Rappang Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang di SD Negeri 7 Watang Sidenreng
SIDRAP
— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 7 Universitas Muhammadiyah
Sidenreng Rappang (UMS Rappang) yang ditempatkan di Desa Aka-akae melaksanakan
kegiatan penyuluhan gizi seimbang di SD Negeri 7 Watang Sidenreng.
Kegiatan
ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa dari Prodi Administrasi
Kesehatan, sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat dalam bidang
kesehatan preventif sejak usia sekolah.
Penyuluhan
yang berlangsung pada hari Rabu, 30 Juli 2025 pukul 09.00 WITA ini diikuti oleh
25 siswa kelas 5 dan 6. Bertempat di ruang kelas, para siswa diberikan edukasi
seputar pentingnya gizi seimbang melalui presentasi yang disampaikan oleh
Irmawardani, dengan didampingi oleh
Kegiatan
diawali dengan pemaparan materi interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab, dan
diakhiri dengan evaluasi melalui pembagian lembar kerja siswa berisi soal-soal
pemahaman tentang gizi seimbang. Hal ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana
materi yang disampaikan dipahami oleh para peserta.
“Melalui
kegiatan ini, kami ingin membantu siswa mengenal pentingnya asupan gizi
seimbang untuk mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi belajar mereka di
sekolah,” ungkap Irmawardani.
Adapun
tujuan utama kegiatan ini adalah untuk:
1.
Meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya gizi seimbang.
2.
Membentuk kebiasaan makan yang sehat sejak dini.
3.
Meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar melalui pola makan bergizi.
4.
Menghindarkan siswa dari risiko kekurangan gizi.
Kegiatan
ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah dan
para guru SD Negeri 7 Watang Sidenreng, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa
KKN dalam menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan dan aplikatif.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., yang turut memantau jalannya program kerja KKN mahasiswa di Desa Aka-akae.

Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Jalani Audit Mutu Internal (AMI)
SIDRAP, – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melalui
Badan Penjaminan Mutu (BJM) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) di Prodi
Bisnis Digital untuk memastikan efektivitas sistem manajemen mutu dan
meningkatkan kinerja lembaga dalam menjalankan proses pendidikan pada Senin, 25
Agustus 2025
Audit Mutu Internal ini bertujuan
untuk memonitoring mutu pembelajaran dengan siklus PPEPP (Penetapan,
Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Dengan adanya AMI, UMSRappang dapat menemukan kekurangan dan melakukan perbaikan berkelanjutan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di Prodi Bisnis Digital.
Proses AMI di Prodi Bisnis Digital UMS Rappang melibatkan: evaluasi dokumen mutu, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga tata kelola administrasi. Hasil audit akan menjadi masukan untuk perbaikan lebih baik selanjutnya dan meningkatkan kualitas Prodi Bisnis Digital UMS Rappang.
Pada proses audit, Tim Auditor BPM
(Astrini Padapi, S. Pt., M. Si) melakukan evaluasi terhadap dokumen-dokumen yang
terkait dengan proses pendidikan, seperti: rencana pembelajaran, evaluasi
pembelajaran, dan laporan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Selain
itu juga melakukan wawancara dengan dosen dan tendik untuk memperoleh informasi
yang lebih lengkap tentang proses pendidikan di Prodi Bisnis Digital.
Dengan adanya AMI, UMS Rappang
menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar mutu pendidikan dan meningkatkan
kualitas lembaga. AMI juga membantu UMS Rappang dalam mencapai tujuan
pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Hasil audit tersebut akan menjadi acuan bagi Prodi Bisnis Digital UMS Rappang untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan demikian, diharapkan Prodi Bisnis Digital UMS Rappang dapat terus meningkatkan kualitas lulusan dan menjadi salah satu prodi yang unggul di UMS Rappang.
