Program Layanan Kemahasiswaan Agribisnis
Program Layanan Kemahasiswaan Agribisnis
1. Penalaran, Minat, dan Bakat
Minat dan bakat merupakan dua aspek penting yang perlu mendapat
perhatian dalam pengembangan mahasiswa Agribisnis di perguruan tinggi.
Mahasiswa Agribisnis tidak hanya dituntut untuk unggul dalam pemahaman
akademik, tetapi juga perlu difasilitasi dalam mengembangkan potensi diri yang
berkaitan dengan dunia pertanian, kewirausahaan, dan pengelolaan usaha
agribisnis. Pengenalan dan pengembangan minat serta bakat ini penting untuk
membantu mahasiswa menemukan arah pengembangan diri sekaligus meningkatkan motivasi
dalam belajar dan beraktivitas. Minat mendorong mahasiswa untuk lebih mendalami
bidang agribisnis yang diminati, sementara bakat menjadi potensi dasar yang
dapat diasah menjadi keterampilan praktis yang bermanfaat. Dalam konteks
layanan kemahasiswaan Agribisnis, pengembangan minat dan bakat tidak hanya
terbatas pada aspek akademik, tetapi juga mencakup kegiatan non-akademik
seperti kewirausahaan, organisasi kemahasiswaan, kegiatan lapangan, dan
pengabdian kepada masyarakat yang mampu memperkuat soft skill, seperti
kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan kreativitas. Oleh karena itu,
perguruan tinggi perlu menyediakan layanan yang mendukung mahasiswa Agribisnis
dalam menemukan dan menyalurkan minat serta bakatnya agar mampu tumbuh menjadi
sumber daya manusia agribisnis yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi
tantangan dunia kerja maupun pembangunan pertanian berkelanjutan.
2. Bidang Penalaran dan Keilmuan
Pelaksanaan kegiatan seminar "Kajian Penulisan Laporan
Praktikum/Laporan Penelitian" yang berlangsung pada tanggal 16 Oktober
2025 dengan menghadirkan pemateri Iranita Haryono, S.Pt., M.Si.
Bidang Minat
Organisasi mahasiswa berbasis keagamaan (Ikatan Mahasiswa
Muhammadiyah IMM)
Himpunan Mahasiswa Agribisnis memiliki beberapa bidang kerja yang
berperan dalam pengembangan akademik, karakter, dan kepemimpinan mahasiswa.
Salah satu capaian unggulan himpunan ini adalah lahirnya mahasiswa Agribisnis
yang mampu berperan aktif dalam organisasi, bahkan dipercaya menjadi Ketua Umum
Himpunan dan Sekretaris Umum Himpunan. Peran tersebut mencerminkan kemampuan
kepemimpinan, tanggung jawab, serta keterampilan manajerial dan komunikasi yang
baik, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis tidak hanya unggul
secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam pengelolaan organisasi
dan pengembangan kemahasiswaan.
Bidang Bakat, seni dan Keterampilan
Seni Musik
Melalui UKM Seni Musik, mahasiswa Program Studi Agribisnis dapat menyalurkan minat dan bakatnya di bidang musik, baik vokal maupun instrumental. Anggota UKM ini dibina untuk meningkatkan keterampilan bermusik, menciptakan karya kreatif, serta menampilkan performa dalam berbagai kegiatan kampus, seperti pentas seni, peringatan hari besar, maupun perlombaan musik. Genre musik yang dikembangkan pun
beragam, mulai dari musik tradisional, klasik,
hingga modern, sesuai dengan minat dan kreativitas mahasiswa Agribisnis.
Ukm Tari
Melalui UKM Seni Tari, mahasiswa Program Studi Agribisnis
menyalurkan minat dalam bidang seni pertunjukan, khususnya tari tradisional
maupun modern. Kegiatan UKM ini meliputi pelatihan rutin, eksplorasi tari
daerah, serta kreasi tari kontemporer yang ditampilkan dalam berbagai acara
kampus maupun undangan eksternal. Melalui UKM Seni Tari, mahasiswa Agribisnis
tidak hanya mengasah keterampilan menari, tetapi juga mempelajari nilai-nilai
budaya, kedisiplinan, serta kerja sama tim. UKM ini turut berkontribusi dalam
pelestarian kebudayaan nasional sekaligus menjadi wadah ekspresi dan
pengembangan kreativitas mahasiswa Agribisnis.
UKM Olahraga
Melalui UKM Olahraga dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Agribisnis
(HIMAGRI), mahasiswa Program Studi Agribisnis menyalurkan minat dan bakat di
bidang olahraga guna mengembangkan potensi diri sekaligus menjaga kesehatan
jasmani. Melalui UKM dan himpunan ini, mahasiswa dapat berpartisipasi dalam
berbagai cabang olahraga, seperti futsal, voli, dan bulu tangkis, baik dalam
kegiatan internal kampus maupun kompetisi antarorganisasi.
1. Pelatihan videografis
Pelatihan Videografis yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa
Agribisnis menghadirkan Muhammad Haris, demisoner wakil ketua umum himatep
2023-2024, sebagai pemateri. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa
Agribisnis dengan keterampilan videografis yang dapat diterapkan dalam berbagai
kebutuhan akademik dan organisasi, seperti pembuatan video dokumentasi
kegiatan, konten media sosial, serta media promosi dan edukasi agribisnis.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis
terkait pengambilan gambar dan pengeditan video, tetapi juga pemahaman tentang
pentingnya kreativitas dan komunikasi visual dalam mendukung kegiatan
kemahasiswaan dan pengembangan citra Agribisnis.
2. Kesejahteraan (Layanan Beasiswa, bimbingan dan konseling)
Kesejahteraan mahasiswa Program Studi Agribisnis diwujudkan melalui
layanan beasiswa serta bimbingan dan konseling yang terintegrasi dalam sistem
kemahasiswaan. Beberapa layanan beasiswa yang dapat diakses oleh mahasiswa
Prodi Agribisnis antara lain KIP Kuliah, ADik Difabel, dan Lazismu, yang
memberikan dukungan finansial guna meringankan biaya pendidikan sekaligus
mendorong peningkatan prestasi akademik dan non-akademik. Selain itu, layanan
bimbingan dan konseling disediakan untuk memberikan pendampingan akademik
maupun non-akademik, termasuk arahan perencanaan studi, penyelesaian
permasalahan pribadi, hingga penguatan motivasi belajar. Kedua layanan ini
merupakan wujud nyata komitmen Program Studi Agribisnis dalam mendukung
kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh, baik dari aspek finansial maupun
psikologis.
Selain itu, mahasiswa Program Studi Agribisnis juga memperoleh
layanan bimbingan intensif melalui dosen pembimbing tugas akhir dan dosen
penasihat akademik. Dosen pembimbing tugas akhir berperan dalam mendampingi
mahasiswa mulai dari penyusunan rencana riset, penulisan proposal penelitian,
pelaksanaan penelitian lapangan maupun studi kasus agribisnis, hingga
penyusunan laporan hasil penelitian. Mahasiswa juga diarahkan untuk
menghasilkan karya ilmiah berupa artikel yang dapat dipublikasikan pada jurnal nasional
bereputasi. Sementara itu, dosen penasihat akademik memberikan arahan terkait
penyusunan rencana studi, pemilihan mata kuliah, serta strategi penyelesaian
studi tepat waktu. Melalui pendampingan ini, mahasiswa Agribisnis tidak hanya
dibekali kemampuan akademik dan penelitian yang kuat, tetapi juga diarahkan
memiliki visi karier yang jelas serta kesiapan menghadapi dunia kerja,
kewirausahaan, maupun studi lanjut.
3. Bimbingan Karir Dan Kewirausahaan
Kegiatan Bimbingan Karir dan Kewirausahaan di Program Studi
Agribisnis dirancang untuk membekali mahasiswa Agribisnis dengan pengetahuan,
keterampilan, serta wawasan praktis dalam menghadapi dunia kerja maupun
merintis usaha mandiri di sektor agribisnis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa
mendapatkan arahan mengenai perencanaan karier, strategi menghadapi persaingan
kerja, penyusunan CV, teknik wawancara, serta pengembangan soft skills yang
relevan dengan kebutuhan industri dan dunia usaha agribisnis. Selain itu, aspek
kewirausahaan menjadi fokus utama dengan memberikan pemahaman tentang peluang
usaha berbasis agribisnis berkelanjutan, pengelolaan usaha tani dan bisnis
pertanian, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam menciptakan produk
maupun jasa bernilai ekonomi.
Bimbingan ini dilaksanakan melalui seminar, pelatihan, dan
pendampingan langsung oleh dosen serta praktisi yang berpengalaman di bidang
agribisnis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Agribisnis diharapkan mampu
mempersiapkan diri secara optimal untuk meniti karier profesional sesuai
kompetensinya, sekaligus memiliki jiwa kewirausahaan yang kreatif, mandiri, dan
adaptif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan bimbingan karier dan
kewirausahaan ini juga menjadi sarana motivasi bagi mahasiswa untuk menciptakan
peluang dan lapangan kerja baru yang berdampak positif bagi masyarakat dan
pembangunan sektor pertanian.
