ID EN AR
KKN Angkatan VIII UMS Rappang Resmi Ditarik, Kepala LP3M Apresiasi Kontribusi Mahasiswa By Widia Awalia  04 Sep 2026, 11:33:43 WIB

KKN Angkatan VIII UMS Rappang Resmi Ditarik, Kepala LP3M Apresiasi Kontribusi Mahasiswa

Sidrap — Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VIII Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi berakhir. Para mahasiswa yang ditempatkan di 41 desa ditarik kembali ke kampus setelah menjalani program KKN selama kurang lebih dua bulan. Penutupan KKN Expo sekaligus penarikan mahasiswa KKN Angkatan VIII digelar di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut ditutup Wakil Rektor I Bidang Akademik UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat Razak, M.Si., mewakili Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si.

Penutupan tersebut menjadi momentum akhir dari seluruh rangkaian KKN Angkatan VIII yang sebelumnya dilaksanakan di 41 desa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Selain penarikan mahasiswa, kegiatan juga dirangkaikan dengan KKN Expo yang berlangsung selama dua hari. Expo tersebut menjadi ajang mahasiswa menampilkan berbagai produk, kreativitas, serta hasil program yang telah mereka kerjakan selama berada di lokasi KKN.

Dalam kesempatan itu, UMS Rappang melalui Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa KKN dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Penghargaan diberikan berdasarkan sejumlah kategori penilaian yang telah ditetapkan panitia. Kepala LP3M UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Mustanir, S.I.P., M.Si., mengatakan seluruh mahasiswa KKN telah ditarik dari posko masing-masing maupun lokasi kecamatan.

"Selama kurang lebih dua hari kita melaksanakan KKN Expo yang merupakan penutupan dari seluruh rangkaian kegiatan KKN kita," kata Dr.Ahmad Mustanir dalam sambutannya.

Menurutnya, pelaksanaan KKN mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu juga terlihat dari berbagai aktivitas mahasiswa yang turut mendapat perhatian di media sosial.

"Alhamdulillah selama pelaksanaan kegiatan KKN, respons masyarakat, terutama juga di media sosial, luar biasa. Saya melihat bagaimana adik-adik memperlihatkan kegiatan KKN dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang," ujarnya.

Dr. Ahmad menilai seluruh posko KKN telah memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah masing-masing.

"Pada dasarnya seluruh posko saya anggap adalah posko-posko terbaik dengan segala kelebihan, kekurangan dan keunikannya masing-masing," tuturnya.

Ia berharap berbagai program yang telah dilaksanakan mahasiswa selama KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman akademik dan sosial bagi mahasiswa.

"Apa pun yang telah kita lakukan dalam kegiatan KKN, kita ikhlaskan sehingga bisa memberikan kemanfaatan bagi kita dan seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Sidrap," katanya.

Dr. Ahmad juga menyampaikan apresiasi kepada para DPL yang telah mendampingi mahasiswa selama berada di lokasi KKN. Ia berharap kontribusi mahasiswa dan DPL dapat terus dirasakan masyarakat meski program KKN telah berakhir.

"Segenap kepada Bapak dan Ibu DPL kami sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya karena telah berupaya semaksimal mungkin mendampingi mahasiswa untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat," ujarnya.