ID EN AR
Pendampingan Proposal Disertasi S3 UMS Rappang Berlanjut, Tekankan Validitas Riset By Widia Awalia  01 Agu 2026, 12:15:58 WIB

Pendampingan Proposal Disertasi S3 UMS Rappang Berlanjut, Tekankan Validitas Riset

SIDRAP – Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) terus mengintensifkan pendampingan akademik bagi mahasiswa Program Doktor (S3) Administrasi Publik melalui kegiatan monitoring dan evaluasi perbaikan proposal disertasi. Pendampingan ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca Seminar Proposal Disertasi yang digelar di Hotel Dalton Makassar pada Ahad (19/07/2026) belum lama ini.

Kegiatan monitoring berlangsung di Ruang Program Doktor UMS Rappang, Mahasiswa didampingi langsung Co-Promotor untuk memastikan setiap mahasiswa menyempurnakan proposal sesuai masukan para penguji sebelum memasuki tahapan perizinan penelitian.

Co-Promotor Program Doktor Administrasi Publik UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., menjelaskan bahwa proses revisi tidak hanya berfokus pada penyempurnaan teknis penulisan, tetapi juga memperkuat landasan filsafat ilmu yang menjadi pijakan penelitian.

Menurutnya, setiap proposal harus mampu menjelaskan secara utuh aspek ontologi, epistemologi, aksiologi, serta metodologi penelitian agar menghasilkan karya ilmiah yang memiliki nilai akademik sekaligus manfaat bagi masyarakat.

"Mahasiswa harus memahami bahwa judul penelitian yang diangkat benar-benar berangkat dari fenomena nyata yang terjadi di masyarakat, bukan sesuatu yang dibuat-buat. Dari sisi ontologi, fenomena tersebut memang ada dan dapat dibuktikan. Dari sisi epistemologi, fenomena itu dapat diteliti secara ilmiah, sedangkan dari sisi aksiologi, hasil penelitian harus memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun perbaikan kualitas hidup masyarakat," ujar Dr. Rais.

Ia menambahkan, pemilihan metodologi penelitian yang tepat menjadi kunci agar hasil penelitian memiliki tingkat validitas yang tinggi dan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan Administrasi Publik.

"Riset pada hakikatnya bertujuan mencari kebenaran ilmiah. Karena itu, metode yang digunakan harus sesuai dengan fenomena yang diteliti sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rais mengungkapkan dirinya secara langsung mendampingi empat mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik, yakni Ahmad, Andi Mulyadi, Hj. Ema, serta H. Syaharuddin Alrif yang juga menjabat sebagai Bupati Sidenreng Rappang.

"Saya saat ini mendampingi empat mahasiswa, yaitu Pak Ahmad, Andi Mulyadi, Hj. Ema, dan H. Syaharuddin Alrif. Kami memastikan setiap mahasiswa menyelesaikan seluruh revisi sesuai arahan tim penguji sebelum memasuki tahapan penelitian lapangan," ungkapnya.

Dr. Rais yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I UMS Rappang menjelaskan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Program Doktor Administrasi Publik dalam menjaga mutu akademik setiap disertasi. Setelah seluruh revisi dinyatakan memenuhi standar oleh tim promotor, mahasiswa akan melanjutkan proses pengurusan izin penelitian sebelum melakukan pengumpulan data di lapangan.

Sementara Promotor Program Doktor Administrasi Publik sekaligus Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa proses pendampingan revisi proposal merupakan bagian penting dalam menjaga mutu akademik Program Doktor.

Menurutnya, setiap penelitian disertasi harus memiliki kebaruan (novelty), memberikan solusi terhadap persoalan publik, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan masyarakat.

"Program Doktor tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan bergelar doktor, tetapi juga melahirkan peneliti yang mampu menghadirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan publik. Karena itu, setiap disertasi harus dibangun di atas fenomena yang nyata, memiliki kebaruan ilmiah, menggunakan metodologi yang tepat, serta menghasilkan rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik maupun diimplementasikan dalam praktik," ujar Prof. Jamaluddin.

Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan merupakan komitmen UMS Rappang dalam memastikan setiap mahasiswa mampu menyelesaikan disertasinya sesuai standar akademik nasional dan internasional.

"Kami ingin setiap lulusan Program Doktor UMS Rappang menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memperkaya khazanah ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, pemerintah, dan pembangunan daerah. Itulah esensi dari pendidikan doktoral berbasis riset," pungkasnya.