By Widia Awalia
Peran Aktif UMS Rappang Dalam Inovasi Pendidikan Workshop Desain Konten Pembelajaran Berbasis AI
Inovasi
Pendidikan Kolaborasi UMPAR dan UMS Rappang Workshop Desain Konten Pembelajaran
Berbasis AI. Parepare, 6 September 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) sukses menggelar Workshop
Desain Konten Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) dengan
menghadirkan narasumber Dr. Ishak Made Amin, M.Pd., dosen Universitas
Muhammadiyah Makassar.
Kegiatan
ini fokus membahas strategi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam
merancang konten pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta relevan dengan
kebutuhan era digital. Acara diikuti dosen lintas perguruan tinggi, guru, dan
mahasiswa yang terlihat antusias sepanjang sesi. Turut hadir lima dosen dari
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidenreng
Rappang (UMS Rappang), termasuk Ketua Prodi Dr. Sam Hermansyah, S.Pd., M.Pd.
Kehadiran mereka memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah di
Sulawesi Selatan.
Dekan
FKIP UMPAR menegaskan bahwa workshop ini menjadi momentum penting bagi para
pendidik untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi dalam
mengintegrasikan teknologi berbasis AI ke dalam pembelajaran. “Dengan
inovasi, proses belajar mengajar akan semakin kreatif, efektif, dan adaptif
terhadap tantangan pendidikan masa kini,” ujarnya.
Melalui
workshop ini, FKIP UMPAR tidak hanya menguatkan inovasi pembelajaran, tetapi
juga memperluas jejaring akademik dengan mitra pendidikan di daerah. Sinergi
ini diharapkan menjadi langkah nyata untuk menciptakan kualitas pendidikan yang
unggul dan berdaya saing.
5
Fakta Menarik Workshop AI UMPAR
1. Tema
kekinian: fokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence dalam desain konten
pembelajaran.
2. Kolaborasi
Muhammadiyah: melibatkan dosen dari UMPAR, UMS Rappang, dan UM Makassar.
3. Peserta
lintas profesi: diikuti dosen, guru, dan mahasiswa.
4. Momentum
strategis: dorongan integrasi teknologi digital ke dalam pendidikan formal.
5. Sinergi akademik: workshop memperkuat jejaring antarperguruan tinggi Muhammadiyah di Sulsel.
Workshop
ini menjadi bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi adalah
kunci untuk mencetak generasi pendidik yang visioner. Dengan langkah bersama,
pendidikan di Sulawesi Selatan siap melangkah lebih jauh menuju masa depan yang
unggul dan berdaya saing global.
Artikel Lainnya :
- Kunjungan Pimpinan FKIP UMS Rappang pada Kegiatan PLP 1 Mahasiswa
- Cara Muhammadiyah Merayakan Maulid Nabi
- Inovasi Saus Tomat Berbahan Ubi Jalar Cilembu, Tingkatkan Kualitas dan Kesehatan
- Karya Mahasiswa Bisnis Digital UMS Rappang Hiasi Edisi Perdana Jurnal DIGITEK
- Kreatif Olah Singkong, Mahasiswa KKN Tunjukkan Potensi Ekonomi Desa Lombo
