By Widia Awalia
Dosen UMS Rappang, UM Kendari, & NEUST Filipina Kolaborasi Publikasi Jurnal Pengabdian Internasional
SIDRAP–Dosen Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari), dan Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Filipina, berhasil memperkuat kerja sama akademik internasional melalui publikasi artikel pengabdian kepada masyarakat.
Artikel berjudul “Penguatan Peran Alih Kode Pendidik sebagai Strategi Pedagogis dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di MTs Negeri 3 Konawe Selatan” diterbitkan pada AbdIBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 3, Nomor 2, Juni 2026, halaman 48–60 dengan DOI: [https://doi.org/10.35449/abdiba.v3i2.1208](https://doi.org/10.35449/abdiba.v3i2.1208).
Artikel tersebut merupakan hasil kolaborasi akademik yang melibatkan Ahmad Junandar, Andi Rachmawati Syarif, Yuliyanah Sain, dan Maulina Maulina dari Universitas Muhammadiyah Kendari; Sam Hermansyah dari Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang; serta Mark Ren D. Villaflor dari Nueva Ecija University of Science and Technology, Filipina.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan peran alih kode (code switching) sebagai strategi pedagogis dalam pembelajaran Bahasa Inggris di MTs Negeri 3 Konawe Selatan. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan strategi pembelajaran yang adaptif dan komunikatif, terutama dalam konteks pendidikan bilingual, sehingga siswa dapat memahami materi secara lebih efektif.
Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, tim pengabdian melakukan pengamatan dan dokumentasi selama proses pembelajaran yang melibatkan guru Bahasa Inggris dan siswa kelas VIII. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan alih kode dilakukan dalam beberapa bentuk, yaitu inter-sentential switching, intra-sentential switching, dan code mixing.
Implementasi strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa 90 persen siswa aktif berpartisipasi dalam pembelajaran, 85 persen mengalami peningkatan pemahaman materi, 80 persen menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam merespons pertanyaan maupun instruksi, serta 78 persen mengalami peningkatan keterlibatan dalam diskusi kelas.
Temuan ini membuktikan bahwa alih kode tidak hanya menjadi sarana komunikasi antara pendidik dan peserta didik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai strategi pedagogis yang mendukung pembelajaran lebih inklusif, interaktif, dan berpusat pada kebutuhan siswa.
Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) Prof.Dr.H .Jamaluddin Ahmad,S.Sos,.M.Si menyampaikan apresiasi atas capaian kolaborasi akademik tersebut. Menurutnya, keterlibatan dosen UMS Rappang dalam publikasi internasional bersama perguruan tinggi nasional dan luar negeri menjadi bukti komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring akademik internasional serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap penyelesaian berbagai persoalan pendidikan. Kami berharap para dosen UMS Rappang terus memperkuat kerja sama lintas institusi dan menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor UMS Rappang.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin memberikan apresiasi terhadap sinergi dosen dalam menghasilkan karya pengabdian yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran. Rektor berharap kolaborasi ini dapat menjadi model pengembangan kerja sama akademik yang berkelanjutan.
“Publikasi bersama ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi mampu menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Kami berharap kerja sama dengan UMS Rappang dan mitra internasional seperti Nueva Ecija University of Science and Technology dapat terus berkembang, tidak hanya dalam publikasi ilmiah, tetapi juga dalam penelitian, pengabdian, dan pengembangan kapasitas dosen,” ungkap Rektor UM Kendari.
Kolaborasi antara UMS Rappang, UM Kendari, dan NEUST Filipina menjadi salah satu bentuk implementasi internasionalisasi perguruan tinggi melalui penguatan jejaring akademik, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis inovasi pendidikan.
Melalui kegiatan ini, ketiga institusi menunjukkan komitmen bersama untuk terus menghadirkan solusi pendidikan yang inovatif, memperluas dampak pengabdian masyarakat, dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia di tingkat nasional maupun internasional.
Artikel Lainnya :
- Mahasiswa KKN UMS Rappang Turut Sukseskan Panen Perdana IP 300 di Bila Riase
- Perkuat Tridarma hingga Pelindungan Kekayaan Intelektual, UMS Rappang&Kemenkum Sulsel JalinKerjasama
- UMS Rappang Pacu Peningkatan Mutu, BPM Siapkan Audit Internal hingga Pendampingan Akreditasi
- Diuji 7 Profesor dan 4 Associate Professor, 10 Kandidat Doktor UMS Rappang Jalani Seminar Proposal
- Profesor UMS Rappang Bedah Proposal Disertasi 10 Calon Doktor Administrasi Publik
