ID EN AR
Diuji 7 Profesor dan 4 Associate Professor, 10 Kandidat Doktor UMS Rappang Jalani Seminar Proposal By Widia Awalia  21 Jul 2026, 13:48:06 WIB

Diuji 7 Profesor dan 4 Associate Professor, 10 Kandidat Doktor UMS Rappang Jalani Seminar Proposal

Makassar, – Sebanyak 10 mahasiswa Program Doktor (S3) Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menjalani Seminar Proposal Disertasi. Seminar ini menjadi perhatian karena seluruh peserta diuji oleh 11 akademisi senior yang terdiri atas 7 profesor dan 4 associate professor, sebuah komposisi penguji yang relatif jarang ditemui dalam proses seminar proposal doktoral.

Seminar proposal merupakan tahapan wajib yang harus dilalui mahasiswa sebelum memasuki penelitian disertasi. Pada tahap ini, peserta mempresentasikan rancangan penelitian untuk memperoleh penilaian mengenai rumusan masalah, landasan teori, metodologi, hingga unsur kebaruan (novelty) yang akan dikembangkan dalam disertasi.

Tim penguji dipimpin Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si.,
Penguji internal terdiri atas Prof. Dr. Hj. Nurjannah Nonci, Prof. Dr. Muliani, S.M., M.Si., Prof. Dr. Apriana Toding, M.Eng.Sc., Ph.D. Prof Dr Umar Conge S. S. Sos, M. Si, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Mustanir., Assoc Prof Dr Andi Astinah Adnan SS, Prof Assoc Dr Apt Pratiwi Ramlan SS M. Si Sementara penguji eksternal berasal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, yakni Prof. Dr. Marwan Effendy, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar Teknik Mesin, dan Prof. Drs. M. Farid Wajdi, M.M., Ph.D., Guru Besar Ilmu Manajemen sekaligus Direktur Sekolah Pascasarjana.

Adapun mahasiswa yang mengikuti seminar proposal adalah H. Syaharuddin Alrif, Herwin, Adli Lukman, dr. Eddy Arsyad, Hj. Ema Amaliah, Ahmad, Andi Mulyadi, Kamaruddin Sellang, Uli Nuha, dan M. Hatta. Masing-masing mempresentasikan proposal penelitian yang mengangkat isu strategis administrasi publik, mulai dari reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan, transformasi digital, inovasi pelayanan publik, collaborative governance, hingga penguatan kelembagaan.

Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, mengatakan seminar proposal menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap penelitian doktor memiliki kualitas akademik yang memadai sebelum dilanjutkan ke tahap penelitian lapangan.

"Setiap proposal harus memiliki dasar teori yang kuat, metodologi yang tepat, dan menawarkan kebaruan yang dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu Administrasi Publik maupun penyelesaian persoalan publik," ujarnya.

Wakil Rektor I UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. H. M. Rais Rahmat Razak, menambahkan bahwa keterlibatan profesor dan penguji eksternal merupakan bagian dari upaya menjaga standar mutu akademik Program Doktor.

Menurutnya, masukan dari para penguji menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menyempurnakan proposal sehingga penelitian yang dilakukan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi terhadap kebutuhan pembangunan dan praktik pemerintahan.

Sepanjang seminar, diskusi berlangsung intensif dengan berbagai masukan terkait ketajaman rumusan masalah, penguatan kerangka konseptual, pemilihan metodologi, serta kontribusi teoritis dan praktis dari setiap penelitian.

Kehadiran 7 profesor dan 4 associate professor dalam satu forum seminar proposal doktoral menjadi salah satu kekuatan akademik yang ditampilkan UMS Rappang dalam menjaga kualitas pendidikan doktor. Melalui proses evaluasi yang melibatkan akademisi internal dan eksternal, universitas tersebut terus mendorong lahirnya disertasi yang inovatif, berkualitas, dan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu Administrasi Publik serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

(https://parepos.fajar.co.id/2026/07/20/diuji-7-profesor-dan-4-associate-professor-10-kandidat-doktor-ums-rappang-jalani-seminar-proposal-disertasi/?page=all)