Status PDDIKTI rektoratumsrappang@gmail.com 085299570468 Kode PT : 091058
Pembekalan PLP 1 FKIP: Ketua Prodi Seni Kuliner Sampaikan Materi Pembelajaran Mendalam By Widia Awalia  30 Agu 2025, 10:14:50 WIB

Pembekalan PLP 1 FKIP: Ketua Prodi Seni Kuliner Sampaikan Materi Pembelajaran Mendalam

SIDRAP — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar kegiatan pembekalan Program Latihan Profesi (PLP) 1 dengan tema “Guru Masa Depan: Mengenali Dinamika dan Budaya Sekolah”.

Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa sebelum mereka menjalani praktik pengalaman lapangan di sekolah mitra.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UMS Rappang, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan identitas profesional guru sejak dini. Ia mendorong mahasiswa untuk menjalani PLP 1 sebagai pengalaman belajar yang penuh makna dan sebagai langkah awal membangun kompetensi sebagai calon pendidik masa depan.

“Mahasiswa FKIP adalah calon guru yang akan menjadi agen perubahan di masa depan. Maka, sejak awal perlu ditanamkan kesadaran untuk memahami dinamika sekolah secara utuh, baik dari sisi budaya, lingkungan, maupun pendekatan pembelajaran,” tutur WR I.

Salah satu materi utama dalam kegiatan pembekalan ini disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Damayanti Trisnasari, S.Pd., M.Pd., yang juga merupakan pengajar pembelajaran bagi SMK di Sulawesi Selatan. Ia membawakan materi bertajuk “Deep Learning (Pembelajaran Mendalam)”, yang menjadi sorotan dalam sesi pembekalan.

Dalam pemaparannya, Damayanti memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai prinsip-prinsip utama dalam pembelajaran mendalam, yakni berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam harus mendorong siswa tidak hanya memahami secara kognitif, tetapi juga secara afektif dan psikomotorik.

“Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang menyentuh hati, menggugah rasa ingin tahu, dan memunculkan kesadaran belajar dari dalam diri siswa. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang tidak hanya efektif, tapi juga menyenangkan dan penuh makna,” ujarnya.

Lebih lanjut, mahasiswa juga diberi pengalaman belajar untuk memahami, mengaplikasikan, dan merefleksi konsep-konsep pembelajaran tersebut. Pendekatan ini dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya secara nyata dalam praktik mengajar nantinya.

Para mahasiswa merespons positif materi ini. Mereka merasa lebih siap secara mental dan pedagogis untuk menghadapi tantangan di sekolah.

“Saya jadi paham bahwa pembelajaran bukan sekadar menyampaikan materi, tapi menciptakan pengalaman belajar yang menyentuh dan bermakna bagi siswa,” ungkap salah satu peserta PLP 1.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan mahasiswa FKIP UMS Rappang dapat menjalani PLP 1 dengan kesiapan yang lebih matang, memahami dinamika sekolah secara lebih mendalam, dan mampu menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran yang reflektif dan kontekstual.